Kepada Sekuntum Violet Awal
Terjemahan ini dihasilkan dengan bantuan AI dan dapat mengandung kesalahan. Untuk teks rujukan, harap merujuk pada teks asli berbahasa Inggris.
AI-translated. May contain errors. For accurate text, refer to the original English.
Bahasa Indonesia
Tak peduli walau ranjangmu adalah tanah yang membeku,
Mantelmu adalah hempasan angin yang menggigilkan;
Tak peduli walau tiada teman yang menghibur jalanmu,
Langitmu diselimuti kemuraman;
Tak peduli walau cinta itu sendiri pun gagal,
Harummu tertebar dengan sia-sia;
Tak peduli walau yang buruk mengalahkan yang baik,
Dan keburukan merajai keutamaan:
Janganlah ubah hakikatmu, wahai bunga yang lembut,
Wahai violet yang manis dan suci,
Melainkan curahkanlah selalu wewangianmu yang manis
Tanpa diminta, tanpa berhemat, dengan pasti!
## Referensi
English
What though thy bed be frozen earth,
Thy cloak the chilling blast;
What though no mate to cheer thy path,
Thy sky with gloom o'ercast;
What though if love itself doth fail,
Thy fragrance strewed in vain;
What though if bad o'er good prevail,
And vice o'er virtue reign:
Change not thy nature, gentle bloom,
Thou violet, sweet and pure,
But ever pour thy sweet perfume
Unasked, unstinted, sure!
## References
Teks bersumber dari Wikisource, domain publik. Diterbitkan pertama kali oleh Advaita Ashrama.