Arsip Vivekananda

XXIII Para Saudari

Jilid8 letter
216 kata · 1 menit baca · Epistles - Fourth Series

Terjemahan ini dihasilkan dengan bantuan AI dan dapat mengandung kesalahan. Untuk teks rujukan, harap merujuk pada teks asli berbahasa Inggris.

AI-translated. May contain errors. For accurate text, refer to the original English.

Bahasa Indonesia

XXIII

Kepada Saudari-saudari Hale (tentang pertemuan di Kalkuta tanggal 5 September 1894)

NEW YORK

9 Juli (September?) 1894.

WAHAI SAUDARI-SAUDARIKU,

Kemuliaan bagi Jagadamba (Ibu Semesta)! Saya telah memperoleh lebih dari yang diharapkan. Sang nabi telah dihormati, dan dengan sungguh-sungguh. Saya menangis seperti anak kecil oleh belas kasih-Nya — Ia tidak pernah meninggalkan hamba-Nya, saudari-saudari. Surat yang saya kirimkan kepada Anda akan menjelaskan semuanya, dan bahan-bahan cetakan akan sampai kepada orang-orang Amerika. Nama-nama yang ada di sana adalah bunga terbaik dari negeri kami. Sang Presiden adalah bangsawan utama Kalkuta, dan orang lainnya Mahesh Chandra Nyayaratna adalah kepala sekolah Sanskrit College dan brahmana terkemuka di seluruh India serta diakui demikian oleh Pemerintah. Surat itu akan menceritakan semuanya kepada Anda. Wahai saudari-saudari! Betapa jahatnya saya sehingga di hadapan belas kasih semacam ini terkadang iman pun goyah — padahal setiap saat melihat bahwa saya berada di dalam tangan-Nya. Namun pikiran terkadang masih juga menjadi murung. Saudari, ada Tuhan — seorang Bapa — seorang Ibu yang tidak pernah meninggalkan Anak-Nya, tidak pernah, tidak pernah, tidak pernah. Sisihkan teori-teori yang aneh dan dengan menjadi anak-anak, berlindunglah pada-Nya. Saya tidak dapat menulis lebih banyak — saya menangis seperti seorang perempuan.

Terberkatilah, terberkatilah Engkau, Tuhan Allah jiwaku!

Hormat penuh kasih,

VIVEKANANDA.

English

XXIII

To the Hale Sisters (about the Calcutta meeting of 5th Sept., 1894)

NEW YORK

9th July (Sept.?), 1894.

O MY SISTERS,

Glory unto Jagadambâ (Mother of the Universe)! I have gained beyond expectations. The prophet has been honoured and with a vengeance. I am weeping like a child at His mercy — He never leaves His servant, sisters. The letter I send you will explain all, and the printed things are coming to the American people. The names there are the very flower of our country. The President was the chief nobleman of Calcutta, and the other man Mahesh Chandra Nyâyaratna is the principal of the Sanskrit College and the chief Brahmin in all India and recognised by the Government as such. The letter will tell you all. O sisters! What a rogue am I that in the face of such mercies sometimes the faith totters — seeing every moment that I am in His hands. Still the mind sometimes gets despondent. Sister, there is a God — a Father — a Mother who never leaves His Children, never, never, never. Put uncanny theories aside and becoming children take refuge in Him. I cannot write more — I am weeping like a woman.

Blessed, blessed art Thou, Lord God of my soul!

Yours affectionately,

VIVEKANANDA.


Teks bersumber dari Wikisource, domain publik. Diterbitkan pertama kali oleh Advaita Ashrama.