Arsip Vivekananda

Ishvara dan Brahman

Jilid5 lecture
216 kata · 1 menit baca · Notes from Lectures and Discourses

Terjemahan ini dihasilkan dengan bantuan AI dan dapat mengandung kesalahan. Untuk teks rujukan, harap merujuk pada teks asli berbahasa Inggris.

AI-translated. May contain errors. For accurate text, refer to the original English.

Bahasa Indonesia

ISHVARA DAN BRAHMAN

Sebagai jawaban atas pertanyaan mengenai kedudukan Ishvara yang tepat dalam Filsafat Vedanta, Swami Vivekananda, ketika berada di Eropa, memberikan definisi berikut:

"Ishvara adalah jumlah keseluruhan dari individu-individu, namun Ia adalah seorang Individu, sebagaimana tubuh manusia merupakan satu kesatuan yang setiap selnya adalah individu tersendiri. Samashti (keseluruhan yang terhimpun) setara dengan Tuhan; Vyashti (yang terurai) setara dengan Jiva (jiwa individual). Oleh karena itu, keberadaan Ishvara bergantung pada keberadaan Jiva, sebagaimana tubuh bergantung pada sel, dan sebaliknya pun demikian. Dengan demikian, Jiva dan Ishvara adalah makhluk-makhluk yang berwujud bersama; apabila yang satu ada, maka yang lain pun harus ada. Selain itu, karena — kecuali di bumi kita ini — di semua lapisan yang lebih tinggi, jumlah kebaikan jauh melebihi jumlah kejahatan, maka jumlah keseluruhan (Ishvara) dapat dikatakan sepenuhnya baik. Kemahakuasaan dan kemahatahuan adalah sifat-sifat yang sudah jelas dan tidak memerlukan argumen untuk dibuktikan, mengingat hakikat ketotalannya itu sendiri. Brahman melampaui keduanya dan bukan merupakan suatu keadaan yang terkondisi; Brahman adalah satu-satunya Kesatuan yang tidak tersusun dari banyak kesatuan, prinsip yang mengalir melalui segalanya — dari sel hingga Tuhan — yang tanpanya tidak ada apa pun yang dapat wujud; dan apa pun yang nyata adalah prinsip itu, atau Brahman. Ketika saya berpikir bahwa saya adalah Brahman, hanya saya sajalah yang ada; demikian pula dengan yang lain. Oleh karena itu, setiap orang adalah keseluruhan dari prinsip tersebut."

English

ISHVARA AND BRAHMAN

In reply to a question as to the exact position of Ishvara in Vedantic Philosophy, the Swami Vivekananda, while in Europe, gave the following definition:

"Ishvara is the sum total of individuals, yet He is an Individual, as the human body is a unit, of which each cell is an individual. Samashti or collected equals God; Vyashti or analysed equals the Jiva. The existence of Ishvara, therefore, depends on that of Jiva, as the body on the cell, and vice versa. Thus, Jiva and Ishvara are coexistent beings; when one exists, the other must. Also, because, except on our earth, in all the higher spheres, the amount of good being vastly in excess of the amount of evil, the sum total (Ishvara) may be said to be all-good. Omnipotence and omniscience are obvious qualities and need no argument to prove from the very fact of totality. Brahman is beyond both these and is not a conditioned state; it is the only Unit not composed of many units, the principle which runs through all from a cell to God, without which nothing can exist; and whatever is real is that principle, or Brahman. When I think I am Brahman, I alone exist; so with others. Therefore, each one is the whole of that principle."


Teks bersumber dari Wikisource, domain publik. Diterbitkan pertama kali oleh Advaita Ashrama.