Catatan
Terjemahan ini dihasilkan dengan bantuan AI dan dapat mengandung kesalahan. Untuk teks rujukan, harap merujuk pada teks asli berbahasa Inggris.
AI-translated. May contain errors. For accurate text, refer to the original English.
Bahasa Indonesia
[Sebuah naskah satu halaman tak bertanggal dan tanpa judul dalam tulisan tangan Swami Vivekananda sendiri]
Saraf-saraf saya bekerja pada otak saya — otak mengirim balik suatu reaksi yang, pada sisi mentalnya, merupakan dunia ini.
Sesuatu — x — bekerja pada otak melalui saraf-saraf, dan reaksinya adalah dunia ini.
Mengapa x itu tidak juga berada di dalam tubuh — mengapa di luar?
Sebab kita mendapati bahwa dunia luar yang telah tercipta (sebagai hasil dari reaksi otak yang terdahulu) bekerja pada kita dengan menuntut suatu reaksi lebih lanjut.
Dengan demikian, yang di dalam menjadi yang di luar dan menciptakan tindakan lain, dan tindakan batiniah itu menciptakan reaksi lain, yang kembali menjadi yang di luar dan kembali bekerja pada bagian dalam.
Satu-satunya cara untuk mendamaikan idealisme dan realisme adalah dengan berpendirian bahwa satu otak dapat dipengaruhi oleh dunia yang diciptakan sebagai reaksi dari dalam oleh otak lain, yaitu campuran x + pikiran yang dilontarkan oleh satu otak dapat memengaruhi otak lain, dan terhadap otak lain itu ia sama-sama bersifat eksternal.
Oleh karena itu, begitu kita masuk ke dalam pengaruh lingkaran hipnotis ini, atau pengaruh yang diciptakan oleh ratusan otak yang mendahului, kita mulai merasakan dunia ini sebagaimana mereka melihatnya.
Pikiran hanyalah salah satu fase materi, yakni dari fenomena yang senantiasa berubah, yang di dalamnya materi dan pikiran merupakan keadaan atau pandangan yang berbeda. Pastilah ada sesuatu yang dalam kehadirannya jaring fenomenal yang abadi ini terbentang — itulah Substansi, sang Brahman.
English
[An undated and untitled, one-page manuscript in Swami Vivekananda’s own handwriting]
My nerves act on my brain—the brain sends back a reaction which, on the mental side, is this world.
Something—x—acts on the brain through the nerves, the reaction is this world.
Why not the x be also in the body—why outside?
Because we find the already created outside world (as the result of a previous reaction of the brain) acts on us calling on a further reaction.
Thus inside becomes outside and creates another action, which interior action created another reaction, which again becomes outside and again acts inside.
The only way of reconciling idealism and realism is to hold that one brain can be affected by the world created as reaction by another brain from inside, i.e., the mixture x + mind which one brain throws out can affect another, to which it's similarly external.
Therefore as soon as we come within the influence of this hypnotic circle, or influence, created by hundreds of preceding brains we begin to feel this world as they see it.
Mind is only a phase of matter, i.e., of the ever-changing phenomena of which matter and mind are different states or views. There must be something in whose presence this eternal, phenomenal net is spread—that is the Substance, the Brahman.
Teks bersumber dari Wikisource, domain publik. Diterbitkan pertama kali oleh Advaita Ashrama.