Arsip Vivekananda

Makrokosmos dan Mikrokosmos

Jilid9 poem
181 kata · 1 menit baca · Writings: Prose and Poems(Original and Translated)

Terjemahan ini dihasilkan dengan bantuan AI dan dapat mengandung kesalahan. Untuk teks rujukan, harap merujuk pada teks asli berbahasa Inggris.

AI-translated. May contain errors. For accurate text, refer to the original English.

Bahasa Indonesia

MAKROKOSMOS DAN MIKROKOSMOS

(The Life of Swami Vivekananda, Vol. I, hlm. 250.)

Setelah mengalami penghayatan akan makrokosmos di dalam mikrokosmos sewaktu tenggelam dalam meditasi di bawah pohon pipal di Kakrighat pada tahun 1890, Swami Vivekananda mencatat penggalan-penggalan penghayatannya dalam bahasa Bengali di buku catatannya.

Pada mulanya adalah Sabda, dan seterusnya.

Mikrokosmos dan makrokosmos dibangun atas rancangan yang sama. Sebagaimana jiwa individu terselubung di dalam tubuh yang hidup, demikian pula Jiwa semesta berada di dalam Prakriti [Alam] yang hidup — alam semesta objektif. Shiva [yakni Kali] sedang merangkul Shiva: ini bukanlah khayalan. Penyelubungan yang satu [Jiwa] oleh yang lain [Alam] ini serupa dengan hubungan antara sebuah gagasan dan kata yang mengungkapkannya: keduanya satu dan sama; dan hanya melalui pengabstrakan mental seseorang dapat membedakannya. Pikiran mustahil ada tanpa kata-kata. Oleh karena itu, pada mulanya adalah Sabda, dan seterusnya.

Aspek ganda dari Jiwa Semesta ini bersifat kekal. Maka, apa yang kita persepsikan atau rasakan adalah perpaduan antara yang Berbentuk secara Kekal dan yang Tak Berbentuk secara Kekal ini.

English

MACROCOSM AND MICROCOSM

(The Life of Swami Vivekananda, Vol. I. p. 250.)

After his experience of the macrocosm within the microcosm while absorbed in meditation under the peepul tree at Kakrighat, in 1890, Swami Vivekananda jotted down in Bengali fragments of his realization in his notebook.

In the beginning was the Word etc.

The microcosm and the macrocosm are built on the same plan. Just as the individual soul is encased in the living body, so is the universal Soul in the Living Prakriti [Nature] — the objective universe. Shivâ [i.e. Kâli] is embracing Shiva: this is not a fancy. This covering of the one [Soul] by the other [Nature] is analogous to the relation between an idea and the word expressing it: they are one and the same; and it is only by a mental abstraction that one can distinguish them. Thought is impossible without words. Therefore, in the beginning was the Word etc.

This dual aspect of the Universal Soul is eternal. So what we perceive or feel is this combination of the Eternally Formed and the Eternally Formless.


Teks bersumber dari Wikisource, domain publik. Diterbitkan pertama kali oleh Advaita Ashrama.