Arsip Vivekananda

XXIV Para Bayi

Jilid8 letter
462 kata · 2 menit baca · Epistles - Fourth Series

Terjemahan ini dihasilkan dengan bantuan AI dan dapat mengandung kesalahan. Untuk teks rujukan, harap merujuk pada teks asli berbahasa Inggris.

AI-translated. May contain errors. For accurate text, refer to the original English.

Bahasa Indonesia

XXIV

Kepada Saudari-saudari Hale

SWAMPSCOTT,

26 Juli 1894.

PARA ADIK YANG TERKASIH,

Tolong jangan biarkan surat-surat saya beredar di luar lingkaran kalian. Saya mendapat surat yang indah dari saudari Mary. Lihatlah bagaimana saya semakin bersemangat; saudari Jeany yang mengajari saya semua itu. Ia dapat melompat, berlari, bermain, bersumpah serapah bak iblis, dan berbicara dengan bahasa gaul dengan kecepatan 500 kata per menit; hanya saja ia tidak terlalu peduli pada agama — hanya sedikit. Ia sudah pulang ke rumah hari ini, dan saya akan pergi ke Greenacre. Saya telah mengunjungi Nyonya Breed. Nyonya Stone ada di sana, bersama Nyonya Pullman dan semua kumbang emas, sahabat-sahabat lama saya di sekitar sini. Mereka baik seperti biasanya. Dalam perjalanan kembali dari Greenacre, saya akan singgah ke Annisquam untuk menemui Nyonya Bagley selama beberapa hari.

Sudahlah, lupakan saja semuanya. Saya telah menceburkan diri ke laut bagai seekor ikan. Saya menikmati setiap momennya. Alangkah omong kosongnya lagu yang diajarkan Harriet kepada saya — "dans la plaine" — persetan dengan itu. Saya menyanyikannya kepada seorang ahli bahasa Prancis dan ia tertawa terbahak-bahak sampai hampir pecah perutnya mendengar terjemahan saya yang luar biasa itu. Itulah cara kalian mengajari saya bahasa Prancis! Kalian semua tidak tahu apa-apa, sungguh. Apakah kalian sekarang sedang megap-megap seperti ikan besar yang terdampar? Saya senang kalian kepanasan. Oh! Betapa sejuk dan nyamannya di sini, dan kenikmatan itu berlipat ganda ketika saya membayangkan empat perawan tua yang megap-megap, kepanasan, mendidih, dan terpanggang di sana — sementara saya begitu sejuk dan nyaman di sini. Haaah!

Nona Phillips memiliki tempat yang indah di suatu tempat di negara bagian New York — gunung, danau, sungai, hutan semuanya ada — apalagi yang kurang? Saya berniat mendirikan pegunungan Himalaya di sana dan membangun sebuah biara seandainya memang saya masih hidup — saya tidak akan meninggalkan negeri ini tanpa melempar satu apel perselisihan lagi ke dalam pusaran agama Amerika yang sudah riuh, bertarung, menendang, dan gila ini. Baiklah, para perawan tua yang terkasih, kalian kadang-kadang sekilas melihat danau itu, dan di setiap tengah hari yang terik, bayangkan untuk turun ke dasar danau, turun, turun, turun, hingga sejuk dan nyaman, lalu berbaring di dasarnya, dengan kesejukan di atas dan di sekeliling, dan berbaring di sana, diam, hening, sekadar terbuai — bukan tidur, melainkan semacam kebahagiaan yang setengah sadar dan bermimpi — sangat mirip dengan yang dibawa opium; itulah yang nikmat; dan minum banyak air beres. Ya Tuhan — saya mengalami kram beberapa kali yang rasanya mampu membunuh seekor gajah. Oleh karena itu saya berharap dapat menjauhkan diri dari air dingin.

Semoga kalian semua bahagia, para nona fin de siècle yang terkasih — itulah doa yang senantiasa dipanjatkan oleh VIVEKANANDA.

English

XXIV

To the Hale Sisters

SWAMPSCOTT,

26th July, 1894.

DEAR BABIES,

Now don't let my letters stray beyond the circle, please. I had a beautiful letter from sister Mary. See how I am getting the dash, sister Jeany teaches me all that. She can jump and run and play and swear like a devil and talk slang at the rate of 500 a minute; only she does not much care for religion, only a little. She is gone today home, and I am going to Greenacre. I had been to see Mrs. Breed. Mrs. Stone was there, with whom is residing Mrs. Pullman and all the golden bugs, my old friends hereabouts. They are kind as usual. On my way back from Greenacre I am going to Annisquam to see Mrs. Bagley for a few days.

Darn it, forget everything. I had duckings in the sea like a fish. I am enjoying every bit of it. What nonsense was the song Harriet taught me "dans la plaine" the deuce take it. I told it to a French scholar and he laughed and laughed till the fellow was well-nigh burst at my wonderful translation. That is the way you would have taught me French! You are a pack of fools and heathens, I tell you. Now are you gasping for breath like a huge fish stranded? I am glad that you are sizzling. Oh! how nice and cool it is here, and it is increased a hundred-fold when I think about the gasping, sizzling, boiling, frying four old maids, and how cool and nice I am here. Whoooooo!

Miss Phillips has a beautiful place somewhere in N.Y. State — mountain, lake, river, forest altogether — what more? I am going to make a Himalayas there and start a monastery as sure as I am living — I am not going to leave this country without throwing one more apple of discord into this already roaring, fighting, kicking, mad whirlpool of American religion. Well, dear old maids, you sometimes have a glimpse of the lake and on every hot noon, think of going down to the bottom of the lake, down, down, down, until it is cool and nice, and then to lie down on the bottom, with that coolness above and around, and lie there still, silent, and just doze — not sleep, but dreamy dozing half unconscious sort of bliss — very much like that which opium brings; that is delicious; and drinking lots of iced water. Lord bless my soul — I had such cramps several times as would have killed an elephant. So I hope to keep myself away from the cold water.

May you be all happy, dear fin de siècle young ladies, is the constant prayer of VIVEKANANDA.


Teks bersumber dari Wikisource, domain publik. Diterbitkan pertama kali oleh Advaita Ashrama.