Arsip Vivekananda

XXVIII Akhandananda

Jilid6 letter
341 kata · 1 menit baca · Epistles - Second Series

Terjemahan ini dihasilkan dengan bantuan AI dan dapat mengandung kesalahan. Untuk teks rujukan, harap merujuk pada teks asli berbahasa Inggris.

AI-translated. May contain errors. For accurate text, refer to the original English.

Bahasa Indonesia

XXVIII

(Diterjemahkan dari bahasa Bengali)

Hormat kepada Bhagavan Ramakrishna!

GHAZIPUR,

Maret 1890.

AKHANDANANDA YANG TERKASIH,

Baru saja menerima surat Anda lagi, dan dengan susah payah menguraikan tulisan yang coreng-moreng itu. Saya telah menuliskan segalanya secara terperinci dalam surat saya yang terakhir. Berangkatlah segera setelah menerima ini. Saya mengetahui rute ke Tibet melalui Nepal yang telah Anda sebutkan. Karena mereka tidak mengizinkan siapa pun untuk memasuki Tibet dengan mudah, mereka pun tidak mengizinkan siapa pun pergi ke mana pun di Nepal, kecuali Katmandu, ibu kotanya, dan satu atau dua tempat ziarah. Namun seorang teman saya kini menjadi pengajar bagi Yang Mulia Maharaja Nepal, dan seorang guru di sekolahnya, dari siapa saya mendapat keterangan bahwa ketika pemerintah Nepal mengirimkan subsidnya ke Tiongkok, mereka mengirimkannya melalui Lhasa. Seorang Sadhu berhasil dengan cara itu pergi ke Lhasa, Tiongkok, Manchuria, dan bahkan ke tempat suci Tara Devi di Tiongkok utara. Kita pun dapat mengunjungi dengan martabat dan hormat Tibet, Lhasa, Tiongkok, dan semuanya, jika teman saya itu berusaha mengaturnya. Oleh karena itu, berangkatlah segera ke Ghazipur. Setelah beberapa hari tinggal di sini bersama Babaji, saya akan berkirim surat kepada teman saya, dan, setelah semuanya teratur, saya pasti akan pergi ke Tibet melalui Nepal.

Anda harus turun di Dildarnagar untuk menuju Ghazipur. Jaraknya tiga atau empat stasiun dari Moghul Sarai. Saya ingin mengirimkan ongkos perjalanan kepada Anda seandainya dapat saya kumpulkan di sini; maka kumpulkanlah sendiri dan berangkatlah. Gagan Babu, tempat saya menumpang, adalah seorang yang sangat sopan, mulia, dan bermurah hati. Begitu ia mengetahui penyakit Kali, ia langsung mengirimkan ongkos perjalanan kepadanya di Hrishikesh; ia pun telah mengeluarkan banyak biaya atas tanggungan saya. Dalam keadaan seperti ini, membebankan biaya perjalanan ke Kashmir kepadanya akan melanggar kewajiban seorang Sannyasin, dan saya mengurungkan niat itu. Kumpulkanlah ongkos perjalanan dan berangkatlah segera setelah menerima surat ini. Biarkan keinginan untuk mengunjungi Amarnath ditunda untuk sementara waktu.

Dengan penuh kasih sayang,

VIVEKANANDA.

English

XXVIII

(Translated from Bengali)

Salutation to Bhagavan Ramakrishna!

GHAZIPUR,

March, 1890.

BELOVED AKHANDANANDA,

Received another letter of yours just now, and with great difficulty deciphered the scribblings. I have written everything in detail in my last letter. You start immediately on receipt of this. I know the route to Tibet via Nepal that you have spoken of. As they don't allow anyone to enter Tibet easily, so they don't allow anybody to go anywhere in Nepal, except Katmandu, its capital, and one or two places of pilgrimage. But a friend of mine is now a tutor to His Highness the Maharaja of Nepal, and a teacher in his school, from whom I have it that when the Nepal government send their subsidy to China, they send it via Lhasa. A Sadhu contrived in that way to go to Lhasa, China, Manchuria, and even to the holy seat of Târâ Devi in north China. We, too, can visit with dignity and respect Tibet, Lhasa, China, and all, if that friend of mine tries to arrange it. You therefore start immediately for Ghazipur. After a few days' stay here with the Babaji, I shall correspond with my friend, and, everything arranged, I shall certainly go to Tibet via Nepal.

You have to get down at Dildarnagar to come to Ghazipur. It is three or four stations from Moghul Sarai I would have sent you the passage if I could have collected it here; so you get it together and come. Gagan Babu with whom I am putting up, is an exceedingly courteous, noble, and generous-minded man. No sooner did he come to know of Kali's illness than he sent him the passage at Hrishikesh; he has besides spent much on my account. Under the circumstances it would be violating a Sannyasin's duty to tax him for the passage to Kashmir, and I desist from it. You collect the fare and start as soon as you receive this letter. Let the craze for visiting Amarnath be put back for the present.

Yours affectionately,

VIVEKANANDA.


Teks bersumber dari Wikisource, domain publik. Diterbitkan pertama kali oleh Advaita Ashrama.