Karya Tanpa Pamrih adalah Penolakan Sejati
Terjemahan ini dihasilkan dengan bantuan AI dan dapat mengandung kesalahan. Untuk teks rujukan, harap merujuk pada teks asli berbahasa Inggris.
AI-translated. May contain errors. For accurate text, refer to the original English.
Bahasa Indonesia
Dunia ini bukan untuk orang-orang pengecut. Janganlah berusaha melarikan diri. Janganlah mencari keberhasilan atau kegagalan. Satukanlah diri Anda dengan kehendak yang sepenuhnya tanpa pamrih dan bekerjalah terus. Ketahuilah bahwa pikiran yang ditakdirkan untuk berhasil menyatukan diri dengan kehendak yang teguh dan terus bertekun. Anda berhak atas pekerjaan, tetapi janganlah menjadi sedemikian rendah sehingga mengharapkan hasil. Bekerjalah tanpa henti, tetapi lihatlah sesuatu di balik pekerjaan. Bahkan perbuatan baik pun dapat membelenggu seseorang. Oleh karena itu, janganlah terikat oleh perbuatan baik atau oleh keinginan akan nama dan kemasyhuran. Mereka yang mengetahui rahasia ini melampaui putaran kelahiran dan kematian ini dan menjadi abadi.
Seorang Sannyasin biasa meninggalkan dunia, pergi ke suatu tempat, dan memikirkan Tuhan. Seorang Sannyasin sejati hidup di dunia, tetapi tidak termasuk bagian dari dunia itu. Mereka yang menyangkal diri, hidup di hutan, dan memamah kembali keinginan-keinginan yang tidak terpuaskan bukanlah para penyangkal sejati. Hiduplah di tengah-tengah pertempuran kehidupan. Siapa pun dapat tetap tenang di dalam sebuah goa atau ketika sedang tidur. Berdirilah di tengah pusaran dan kegemparan tindakan dan capailah Pusat. Jika Anda telah menemukan Pusat itu, Anda tidak dapat tergoyahkan.
English
This world is not for cowards. Do not try to fly. Look not for success or failure. Join yourself to the perfectly unselfish will and work on. Know that the mind which is born to succeed joins itself to a determined will and perseveres. You have the right to work, but do not become so degenerate as to look for results. Work incessantly, but see something behind the work. Even good deeds can find a man in great bondage. Therefore be not bound by good deeds or by desire for name and fame. Those who know this secret pass beyond this round of birth and death and become immortal.
The ordinary Sannyasin gives up the world, goes out, and thinks of God. The real Sannyasin lives in the world, but is not of it. Those who deny themselves, live in the forest, and chew the cud of unsatisfied desires are not true renouncers. Live in the midst of the battle of life. Anyone can keep calm in a cave or when asleep. Stand in the whirl and madness of action and reach the Centre. If you have found the Centre, you cannot be moved.
Teks bersumber dari Wikisource, domain publik. Diterbitkan pertama kali oleh Advaita Ashrama.