Arsip Vivekananda

Bagaimana Menjadi Bebas

Jilid6 lecture
373 kata · 1 menit baca · Notes of Class Talks and Lectures

Terjemahan ini dihasilkan dengan bantuan AI dan dapat mengandung kesalahan. Untuk teks rujukan, harap merujuk pada teks asli berbahasa Inggris.

AI-translated. May contain errors. For accurate text, refer to the original English.

Bahasa Indonesia

Segala sesuatu di alam bekerja sesuai dengan hukum. Tidak ada pengecualian. Pikiran pun, seperti halnya segala sesuatu di alam luar, diatur dan dikendalikan oleh hukum.

Alam internal dan alam eksternal, pikiran dan materi, berada dalam waktu dan ruang, serta terikat oleh hukum kausalitas.

Kebebasan pikiran adalah suatu khayalan. Bagaimana mungkin pikiran bebas jika ia dikendalikan dan diikat oleh hukum?

Hukum karma (sebab-akibat) adalah hukum kausalitas.

Kita harus menjadi bebas. Kita sesungguhnya bebas; yang perlu dilakukan adalah menyadarinya. Kita harus melepaskan semua perbudakan, semua belenggu apa pun bentuknya. Kita tidak hanya harus melepaskan belenggu kita pada bumi dan segala sesuatu serta semua orang di bumi, tetapi juga pada segala gagasan tentang surga dan kebahagiaan.

Kita terikat pada bumi oleh keinginan, dan juga terikat pada Tuhan, surga, dan para malaikat. Seorang budak tetaplah budak, baik itu kepada manusia, kepada Tuhan, maupun kepada para malaikat.

Gagasan tentang surga haruslah lenyap. Gagasan tentang surga setelah kematian di mana orang-orang baik menjalani kehidupan kebahagiaan abadi adalah impian kosong, tanpa setitik pun makna atau akal budi di dalamnya. Di mana pun ada kebahagiaan, di sana pasti ada penderitaan yang menyusul. Di mana pun ada kesenangan, di sana pasti ada rasa sakit. Hal ini sungguh pasti; setiap tindakan memiliki reaksinya.

Gagasan tentang kebebasan adalah satu-satunya gagasan keselamatan yang sejati — kebebasan dari segalanya: dari indra, baik kesenangan maupun rasa sakit, dari kebaikan maupun kejahatan.

Lebih dari itu pun, kita harus bebas dari kematian; dan untuk bebas dari kematian, kita harus bebas dari kehidupan. Kehidupan hanyalah mimpi dari kematian. Di mana ada kehidupan, di sana akan ada kematian; maka jauhilah kehidupan jika Anda ingin terbebas dari kematian.

Kita senantiasa bebas jika kita mau mempercayainya, jika kita memiliki iman yang cukup. Anda adalah jiwa, bebas dan abadi, senantiasa bebas, senantiasa penuh berkah. Miliki iman yang cukup dan Anda akan bebas dalam sekejap.

Segala sesuatu dalam waktu, ruang, dan kausalitas adalah terikat. Jiwa berada di luar semua waktu, semua ruang, semua kausalitas. Yang terikat adalah alam, bukan jiwa.

Oleh karena itu, serukanlah kebebasan Anda dan jadilah diri Anda yang sesungguhnya — senantiasa bebas, senantiasa penuh berkah.

Waktu, ruang, dan kausalitas kita sebut maya (ilusi kosmik).

English

All things in nature work according to law. Nothing is excepted. The mind as well as everything in external nature is governed and controlled by law.

Internal and external nature, mind and matter, are in time and space, and are bound by the law of causation.

The freedom of the mind is a delusion. How can the mind be free when it is controlled and bound by law?

The law of Karma is the law of causation.

We must become free. We are free; the work is to know it. We must give up all slavery, all bondage of whatever kind. We must not only give up our bondage to earth and everything and everybody on earth, but also to all ideas of heaven and happiness.

We are bound to earth by desire and also to God, heaven, and the angels. A slave is a slave whether to man, to God, or to angels.

The idea of heaven must pass away. The idea of heaven after death where the good live a life of eternal happiness is a vain dream, without a particle of meaning or sense in it. Wherever there is happiness there must follow unhappiness sometime. Wherever there is pleasure there must be pain. This is absolutely certain, every action has its reaction somehow.

The idea of freedom is the only true idea of salvation—freedom from everything, the senses, whether of pleasure or pain, from good as well as evil.

More than this even, we must be free from death; and to be free from death, we must be free from life. Life is but a dream of death. Where there is life, there will be death; so get away from life if you would be rid of death.

We are ever free if we would only believe it, only have faith enough. You are the soul, free and eternal, ever free, ever blessed. Have faith enough and you will be free in a minute.

Everything in time, space, and causation is bound. The soul is beyond all time, all space, all causation. That which is bound is nature, not the soul.

Therefore proclaim your freedom and be what you are—ever free, ever blessed.

Time, space, and causation we call Maya.


Teks bersumber dari Wikisource, domain publik. Diterbitkan pertama kali oleh Advaita Ashrama.