Arsip Vivekananda

Satu Lingkaran Lagi

Jilid9 poem
153 kata · 1 menit baca · Writings: Prose and Poems(Original and Translated)

Terjemahan ini dihasilkan dengan bantuan AI dan dapat mengandung kesalahan. Untuk teks rujukan, harap merujuk pada teks asli berbahasa Inggris.

AI-translated. May contain errors. For accurate text, refer to the original English.

Bahasa Indonesia

SATU LINGKARAN LAGI[6]*

[Sebuah puisi yang belum lengkap, digubah di Ridgely Manor pada tahun 1899]

Satu lingkaran lagi mendaki jalan kehidupan yang berbentuk spiral Dan torak waktu yang tiada henti — berlari mundur dan maju Menembus labirin lungsin dan pakan

dari benang-benang kehidupan

yang berkilau — memintal sehelai kain yang lebih kuat. (Bandingkan dengan versi yang sedikit berbeda dari tiga baris pertama puisi ini yang muncul dalam tulisan tangan Swami Vivekananda sendiri di sisi kiri kertas surat terlipat yang memuat naskah aslinya (Lihat [7]faksimile): Satu lingkaran lagi mendaki jalan kehidupan yang berbentuk spiral Dan torak Waktu yang tiada henti berlari

mundur dan maju

menembus labirin lungsin dan pakan memintal sehelai

kain yang lebih kuat

.)

Bergandengan tangan mereka berdiri — dan berusaha

menyelami kedalaman tempat memancarnya

cinta yang kekal, masing-masing di mata yang lain;

Dan mendapati

Tiada cengkeraman atas usia itu yang tidak membawa kembali kemudaan — Dan waktu — yang baik, yang murni, yang sejati.

English

ONE CIRCLE MORE[6]*

[A fragmentary poem composed at Ridgely Manor, in 1899]

One circle more the spiral path of life ascends And time's restless shuttle — running back and fro Through maze of warp and woof

of shining

threads of life — spins out a stronger piece. (Cf. a slightly different version of the first three lines of this poem which appeared in Swami Vivekananda’s own handwriting on the left-hand side of the folded letter paper containing the original draft (Vide the [7]facsimile): One circle more the spiral path of life ascends And Time's restless shuttle running

back and fro

through maze of warp and woof spins out a

stronger piece

.)

Hand in hand they stand — and try to

fathom depths whence

springs eternal love, each in other's eyes;

And find

No hold o'er that age but brings the youth anew — And time — the good, the pure, the true.


Teks bersumber dari Wikisource, domain publik. Diterbitkan pertama kali oleh Advaita Ashrama.