Tentang Jnana-Yoga
Terjemahan ini dihasilkan dengan bantuan AI dan dapat mengandung kesalahan. Untuk teks rujukan, harap merujuk pada teks asli berbahasa Inggris.
AI-translated. May contain errors. For accurate text, refer to the original English.
Bahasa Indonesia
Pertama, meditasi haruslah bersifat negatif. Singkirkan segalanya dalam pikiran. Analisislah segala sesuatu yang muncul dalam batin melalui tindakan kehendak yang murni.
Selanjutnya, tegaskanlah apa yang sesungguhnya kita — eksistensi, pengetahuan, dan kebahagiaan — ada, mengetahui, dan mencintai.
Meditasi adalah sarana penyatuan antara subjek dan objek. Renungkanlah:
Di atas, semuanya penuh dengan aku; di bawah, semuanya penuh dengan aku; di tengah, semuanya penuh dengan aku. Aku ada dalam semua makhluk, dan semua makhluk ada dalam aku. Om Tat Sat, Akulah Itu. Aku adalah eksistensi yang melampaui pikiran. Aku dan satu roh semesta. Aku bukan kesenangan dan bukan pula kesakitan.
Tubuh minum, makan, dan seterusnya. Aku bukan tubuh. Aku bukan pikiran. Akulah Dia.
Aku adalah saksi. Aku hanya mengamati. Ketika kesehatan datang, aku adalah saksi. Ketika penyakit datang, aku adalah saksi.
Aku adalah Eksistensi, Pengetahuan, Kebahagiaan.
Aku adalah inti dan sari dari pengetahuan. Sepanjang kekekalan aku tidak berubah. Aku tenang, bercahaya, dan tidak berubah.
English
First, meditation should be of a negative nature. Think away everything. Analyse everything that comes in the mind by the sheer action of the will.
Next, assert what we really are—existence, knowledge, and bliss—being, knowing, and loving.
Meditation is the means of unification of the subject and object. Meditate:
Above, it is full of me; below, it is full of me; in the middle, it is full of me. I am in all beings, and all beings are in me. Om Tat Sat, I am It. I am existence above mind. I and the one spirit of the universe. I am neither pleasure nor pain.
The body drinks, eats, and so on. I am not the body. I am not mind. I am He.
I am the witness. I look on. When health comes I am the witness. When disease comes I am the witness.
I am Existence, Knowledge, Bliss.
I am the essence and nectar of knowledge. Through eternity I change not. I am calm, resplendent, and unchanging.
Teks bersumber dari Wikisource, domain publik. Diterbitkan pertama kali oleh Advaita Ashrama.