Arsip Vivekananda

V Yoga, Vairagya, Tapasya, Cinta

Jilid5 lecture
268 kata · 1 menit baca · Questions and Answers

Terjemahan ini dihasilkan dengan bantuan AI dan dapat mengandung kesalahan. Untuk teks rujukan, harap merujuk pada teks asli berbahasa Inggris.

AI-translated. May contain errors. For accurate text, refer to the original English.

Bahasa Indonesia

V

YOGA, VAIRAGYA, TAPASYA, CINTA

T. — Apakah Yoga berfungsi untuk menjaga tubuh dalam kesehatan dan vitalitas penuhnya?

J. — Ya. Yoga mencegah penyakit. Karena pengamatan terhadap tubuh sendiri sulit dilakukan, Yoga sangat efektif dalam kaitannya dengan orang lain. Buah-buahan dan susu adalah makanan terbaik bagi para Yogi.

T. — Apakah pencapaian kebahagiaan tertinggi berlangsung bersamaan dengan pencapaian Vairagya (kebebasan dari kemelekatan)?

J. — Langkah pertama dalam Vairagya sangat menyakitkan. Ketika disempurnakan, Vairagya menghasilkan kebahagiaan tertinggi.

T. — Apakah Tapasya itu?

J. — Tapasya (pertapaan) bersifat tiga dimensi — dari tubuh, dari ucapan, dan dari pikiran. Yang pertama adalah pengabdian kepada orang lain; yang kedua adalah kejujuran; dan yang ketiga adalah pengendalian dan konsentrasi.

T. — Mengapa kita tidak melihat bahwa kesadaran yang sama meresapi semut maupun orang bijak yang telah sempurna?

J. — Menyadari kesatuan manifestasi ini hanyalah masalah waktu.

T. — Apakah dakwah mungkin tanpa mencapai kesempurnaan?

J. — Tidak. Semoga Tuhan menganugerahkan bahwa semua murid Sannyasin dari Guru saya dan dari saya disempurnakan, sehingga mereka layak untuk pekerjaan penyebaran ajaran!

T. — Apakah keagungan ilahi yang dinyatakan dalam Wujud Universal Shri Krishna dalam Gita lebih tinggi dari ungkapan cinta tanpa sifat-sifat lain, yang terwujud dalam pribadi Shri Krishna, misalnya dalam hubungan-Nya dengan para Gopi?

J. — Perasaan cinta, yang tidak disertai gagasan tentang kemahaagungan ilahi terhadap pribadi yang dicintai, pastilah lebih rendah daripada ungkapan keagungan ilahi. Jika tidak demikian, semua pecinta dunia jasmani niscaya telah memperoleh kebebasan.

English

V

YOGA, VAIRAGYA, TAPASYA, LOVE

Q. — Does Yoga serve to keep the body in its full health and vitality?

A. — It does. It staves off disease. As objectification of one's own body is difficult, it is very effective in regard to others. Fruit and milk are the best food for Yogis.

Q. — Is the attainment of bliss synchronous with that of Vairagya?

A. — The first step in Vairagya is very painful. When perfected, it yields supreme bliss.

Q. — What is Tapasyâ?

A. — Tapasya is threefold — of the body, of speech and of mind. The first is service of others; the second truthfulness; and third, control and concentration.

Q. — Why do we not see that the same consciousness pervades the ant as well as the perfected sage?

A. — Realising the unity of this manifestation is a question of time only.

Q. — Is preaching possible without gaining perfection?

A. — No. May the Lord grant that all the Sannyasin disciples of my Master and of myself be perfected, so that they may be fit for missionary work!

Q. — Is the divine majesty expressed in the Universal Form of Shri Krishna in the Gita superior to the expression of love unattended with other attributes, embodied in the form of Shri Krishna, for instance, in His relation with the Gopis?

A. — The feeling of love, unattended with the idea of divinity, in respect to the person loved, is assuredly inferior to the expression of divine majesty. If it were not so, all lovers of the flesh would have obtained freedom.


Teks bersumber dari Wikisource, domain publik. Diterbitkan pertama kali oleh Advaita Ashrama.