Pidato-pidato
Seluruh pidato yang disampaikan di Parlemen pada bulan September 1893
Pidato pada Sidang Penutupan
Parlemen Agama-Agama Sedunia telah menjadi kenyataan, dan Bapa yang Maha Pengasih telah membantu mereka yang bekerja keras untuk mewujudkannya,...
Buddhisme, Penyempurnaan Hinduisme
Seperti yang telah kalian dengar, saya bukan seorang Buddhis, namun saya juga seorang Buddhis. Jika Tiongkok, Jepang, atau Sri Lanka mengikuti ajaran Sang Guru Agung, India memujanya sebagai...
Makalah tentang Hinduisme
Tiga agama kini berdiri di dunia yang telah turun kepada kita sejak zaman prasejarah — Hinduisme, Zoroastrianisme, dan Yudaisme. Ketiganya telah menerima...
Agama Bukan Kebutuhan Mendesak India
Umat Kristen harus selalu siap menerima kritik yang baik, dan saya rasa kalian tidak akan keberatan jika saya menyampaikan sedikit kritik. Kalian umat Kristen, yang begitu gemar...
Tanggapan atas Sambutan
Saudara-saudari di Amerika, Hati saya dipenuhi kebahagiaan yang tak terkatakan saat bangkit untuk menanggapi sambutan hangat dan ramah yang telah kalian berikan kepada kami....
Mengapa Kita Berbeda Pendapat
Saya akan menceritakan sebuah kisah singkat. Kalian telah mendengar pembicara fasih yang baru saja selesai berkata, "Mari kita berhenti saling mencela," dan dia sangat...
Perjalanan ke Chicago
31 Mei 1893
Berangkat dari Bombay
Swami Vivekananda naik kapal di Bombay pada SS Peninsular, memulai perjalanan yang melewati Tiongkok, Jepang, dan Kanada. Ia tidak memiliki undangan resmi untuk Parlemen dan praktis tidak dikenal di luar India.
30 Juli 1893
Tiba di Amerika
Setelah berbulan-bulan perjalanan melalui Timur Jauh, Vivekananda tiba di Vancouver, Kanada, lalu melanjutkan ke Chicago. Ia mendapati bahwa Parlemen ditunda hingga September dan pendaftaran delegasi telah ditutup.
11 September 1893
Pembukaan Parlemen
Vivekananda berbicara untuk pertama kalinya di Parlemen. Kata-kata pembukanya — «Sisters and Brothers of America» — disambut tepuk tangan berdiri yang menggemuruh selama lebih dari dua menit. The New York Herald melukiskannya sebagai «tanpa diragukan lagi tokoh paling menonjol di Parlemen Agama-Agama».
19 September 1893
Paper on Hinduism
Vivekananda menyampaikan «Paper on Hinduism»-nya yang luas, sebuah eksposisi mendalam tentang filsafat Hindu yang mencakup Veda, hakikat jiwa, karma, dan agama universal. Itu menjadi sumbangan teologis paling substantif di Parlemen.
27 September 1893
Pidato penutup
Dalam pidato penutupnya, Vivekananda menyerukan diakhirinya sektarianisme, intoleransi, dan fanatisme. Ia menampilkan Parlemen sebagai penegasan ajaran Gita bahwa segala jalan menuntun kepada Tuhan, dengan demikian mengukuhkan reputasinya sebagai jembatan antara pemikiran Timur dan Barat.
Terjemahan tersedia
Seluruh pidato Parlemen tersedia dalam terjemahan ke bahasa Arab, Tiongkok, Prancis, Persia, Hindi, Spanyol, dan Indonesia. Terjemahan dihasilkan AI dan belum ditinjau oleh ahli manusia.